Merujuk pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 9 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya, dan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya yang tertuang dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015.

Jabatan fungsional Pustakawan di Indonesia mulai diterapkan sejak tahun 1988 yaitu dengan terbitnya Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 18/1988. Penerapan jabatan fungsional ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai sekaligus untuk menetapkan dan mengukur kompetensi pegawai perpustakaan melalui sistem penilaian pelaksanaan pekerjaan.
Pengembangan karir pustakawan diukur dari kemampuannya memperoleh angka kredit (AK) yang berasal dari butir-butir kegiatan pustakawan Pustakawan merupakan salah satu jabatan fungsional tertentu yang kenaikan pangkat dan atau jabatannya ditentukan oleh Angka Kredit yang diperoleh oleh pejabat fungsional tersebut memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.  Angka Kredit tersebut dibagi dua bagian yaitu yang termasuk unsur utama di mana angka kredit yang diperoleh tidak boleh kurang dari 80% dan unsur penunjang di mana jumlah angka kredit yang diperoleh tidak boleh melebihi 20%. Angka kredit dari unsur utama terdiri dari AK yang diperoleh dari kegiatan pendidikan dan pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang menjadi tupoksi pustakawan seperti perencanaan, pengolahan, pelayanan, dan pengkajian, serta kegiatan pengembangan profesi pustakawan. Sedangkan AK unsur penunjang diperoleh pustakawan dari kegiatan-kegiatan Kepustakawanan yang bersifat menunjang kegiatan pokok pustakawan seperti  keterlibatan pustakawan dalam organisasi profesi, memberikan pelatihan di bidang Kepustakawanan, keterlibatan pustakawan dalam tim penilai AK pustakawan dan lain-lain
Dengan adanya sejumlah pejabat fungsional, khususnya jabatan fungsional Pustakawan, maka di bentuklah Tim Penilai Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Pustakawan berdasarkan SK Rektor UIN Mataram Tahun 2018 tentang Penilaian Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) di lingkungan UIN Mataram, sebelum tim penilai angka kredit pustakawan ini di bentuk Pustakawan yang ada di Lingkungan UIN Mataram melakukan penilaian angka kreditnya (DUPAK) pada instansi berbeda yang telah mempunyai tim penilai angka kredit pustakawan sendiri, dan untuk pertama kalinya pada hari sabtu 21 Juli 2018 pejabat fungsional pustakawan di lingkungan UIN Mataram melakukan penilaian mandiri pada pada pejabat fungsional pustakawannya, ini dilakukan pada empat pejabat fungsional pustakawan ahli yang akan dinilai angka kreditnya guna memenuhi persyaratan untuk menjadi pustakawan madya, penilaian angka kredit pustakawan ini dilakukan di lingkungan UPT Perpustakaan UIN Mataram dalam suasana yang bersahaja yang dipimpin langsung oleh kepala Perpustakaan UIN Mataram Rika Kurniawaty M. Hum. dan tiga anggota tim penilai lainnya.

https://goo.gl/forms/WRS3Ckl7U6wWOkXU2